close

The Parade 2015 Usung Tema ‘Manufacturing Identity’

Parade2015_buzzer-tool-2
poster the parade 2015
poster the parade 2015

Setelah lima tahun sukses digelar, kali ini The Parade 2015 akan kembali diadakan. Tahun ini, The Parade akan diadakan pada 10-12 April 2015 di Jogja Expo Center (JEC) dan mengusung tema Manufacturing Identity. Tidak hanya berupa pameran clothing dan pertunjukan musik, rangkaian The Parade tahun ini dimeriahkan berbagai kompetisi.

Sejak diadakan pertama kali pada 2009, The Parade menjadi agenda tahunan dengan mengusung tema yang berbeda. Tema-tema yang diangkat konsisten merespon kondisi anak muda dan Jogjakarta, juga untuk memberikan pengalaman baru menikmati sebuah pameran clothing dan pertunjukan musik. Seperti Knock The Next pada 2010, The End is The Beginning di 2011, We Are not Just Mammals di 2012, dan Deeps Route En Route di 2014.

”Tema Manufacturing Identity yang diusung pada penyelenggaraan tahun 2015 ini adalah sebuah pernyataan sikap anak muda terhadap jaman. Di mana kelenturan seni, daya tahan kreasi, perkembangan teknologi, dan roda industri menjadi bagian di dalamnya,” jelas Ari Wulu, salah satu Board Committee The Parade 2015.

“Kaitannya dengan identitas, eksistensi dari identitas jadi hal penting di kehidupan anak muda, dan usaha untuk menunjukan eksistensi itu dilakukan dengan cara mereka sendiri. Cara anak-anak muda.” Demikian lanjutnya.

Tahun ini, The Parade merangkul 100 clothing label dan puluhan komunitas kreatif. Dalam venue juga akan ada dua panggung musik yang akan diisi oleh barisan band populer, baik dari luar kota atau lokal Jogja. Di antaranya adalah Seringai, Naif, Shaggy Dog, FSTVLST, White Shoes and The Couple Company dan masih banyak lagi. Sementara komunitas yang akan turut memeriahkan acara ini antara lain adalah komunitas skateboard, BMX, tamiya 4WD, crafting, fotografi, leather, urban indie toys, aeromodelling, airsoft gun dan soundcloudYK.

Tidak hanya itu, untuk mewadahi para kreatif muda unjuk karya, The Parade 2015 juga mengadakan lima kompetisi, yaitu Dance Competition, Accoustic Competition, Jingle Competition, Design Competition, dan Festival Band. Semua kompetisi terbuka untuk umum dengan keterangan lebih lanjut bisa dilihat di www.theparadeindonesia.com.

marching band UNY
marching band UNY

Mengawali rangkaian acaranya, Sabtu sore (21/3) lalu di kawasan 0 km digelar “Drum Band Dadakan” oleh grub himpunan mahasiswa Marching Band Universitas Negeri Yogyakarta. Kegiatan ini cukup menarik banyak perhatian.

Menjadi ruang bertemunya para pelaku kreatif dan anak muda, The Parade telah menjadi sebuah barometer dunia kreatif dan kewirausahaan muda mandiri. Tiap tahunnya, jumlah rata-rata pengunjung mencapai 50.000 orang. Pengunjung yang datangpun biasanya tidak hanya dari Jogjakarta, tapi juga dari kota-kota sekitar seperti Solo, Klaten, Semarang dan lainnya. KICK (Kreatif Independen Clothing Kommunity) Yogyakarta selaku penyelenggara berhasil membawa The Parade menjadi salah satu acara pameran clothing terbesar di Jateng-DIY. Tahun ini rangkaian acara The Parade diharapkan mampu meningkatkan kepekaan kreatif dan semangat berkarya, juga mengapresiasi produk anak bangsa. [WARN!NG/Titah Asmaning]

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.