close

[Album Review] First Aid Kit – Stay Gold

81XTzgNvzHL._SL1500_
stay gold
stay gold

First Aid Kid – Stay Gold

Label: Columbia Records (2014)

Watchful Shot: “My Silver Lining”, “Fleeting One”, “A Long Time Ago”, “Waitress Song”

[yasr_overall_rating size=”small”]

Setelah First Aid Kit merilis album studio keduanya yakni the Lion’s Roar pada tahun 2010 silam, mereka kembali mengudara di kancah indie folk dengan Stay Gold yang dirilis pada 10 Juni 2014 lalu (di Amerika Serikat) dengan Columbia Records. Stay Gold adalah album pertama mereka yang dirilis dengan major label setelah berpegang teguh pada label independen untuk dua album mereka yang sebelumnya. Album ini melewati proses rekaman di ARC Studios milik Conor Oberst (Bright Eyes), Omaha, bersama produser Bright Eyes, Mike Mogis – seperti album sebelumnya, Lion’s Roar. Bright Eyes yang merupakan salah satu pengaruh bermusik terbesar bagi First Aid Kit dan pernah berkolaborasi beberapa kali dengan mereka, memang banyak berkontribusi pada album ini. Salah satu member Bright Eyes lainnya, Nate Walcott, juga berkontribusi pada aransemen sebagian track pada album ini. Judul album Stay Gold sendiri terinspirasi dari puisi karya Robert Frost yang berjudul “Nothing Gold Can Stay.” Duo indie-folk/country asal Göthenburg, Swedia yang terdiri dari kakak beradik Johanna dan Klara Söderberg ini mengaku bahwa inspirasi mereka pada album Stay Gold ini antara lain adalah Simon and Garfunkel, Ryan Adams, dan Neko Case.

Pada album yang berdurasi sepanjang 38 menit ini, dalam segi musikalitas, First Aid Kit menerapkan banyak eksperimen yang melahirkan elemen-elemen baru yang lebih luas dan eklektik pada gaya bermusik mereka dengan memanfaatkan lebih banyak instrumen dari kedua album sebelumnya; seperti beragam alat musik berdawai, banjo, dan alat musik tiup dari kayu (woodwind) yang dimainkan oleh orkestra yang terdiri dari 13 orang. Namun, meskipun komposisi dan aransemen musik mereka telah berevolusi secara signifikan menjadi lebih matang dari sebelumnya seiring dengan bertambahnya usia mereka, namun harmoni antar kakak-beradik ini – terutama acapella yang mereka nyanyikan pada beberapa interlude lagu mereka–  tetap menjadi ciri khas yang melekat pada nama First Aid Kit. Pada suatu interviu dari laman web TV Swedia, Klaradan Johanna menjelaskan bahwa album ini cenderung lebih berkisar  tentang kehidupan pribadi mereka dibanding album-album sebelumnya. “That one has to appreciate what is and that all flows, that nothing stays,” mereka menjelaskan.

Album Stay Gold sendiri memiliki atmosfer country/folk-rock 70an dengan vokal yang melonjak, serta chorus yang resonan. Mereka juga bereksperimen hal baru dalam soal lirik; pada album ini, lirik dari beberapa lagu mengandung sedikit profanitas yang terdengar lebih berani namun visceral dibanding album-album sebelumnya; seperti lirik dari lagu yang berjudul “Master Pretender” – “I always thought that you’d be here. But shit gets fucked up and people just disappear”. Penggunaan profanitas dalam lagu folk sekiranya merupakan sesuatu yang cukup tak biasa namun unik. Lagu “Fleeting One” dan “The Bell”, yang mereka persembahkan dengan nuansa indie folk yang benar-benar konkret dan mendalam, memiliki kemiripan dengan Midlake dan Great Lake Swimmers, terutama pada intro dari dua lagu tersebut. “Heaven Knows” merupakan lagu yang cenderung lebih bersemangat dan upbeat dibandingkan dengan lagu-lagu lainnya dengan referensi country yang kuat. Aransemen instrumental pada lagu penutup “A Long Time Ago” adalah suatu hal yang baru dan lebih variatif dari First Aid Kit, karena mereka mempersembahkan sebuah kidung dengan piano dan alat music berdawai dan yang menggemparkan dan mereka belum pernah persembahkan sebelumnya.

Stay Gold merupakan suatu album yang sangat autentik dengan unsur lirikal bernuansa puitis dan berani, serta unsur musikalitas yang menggabungkan melankolia dengan euphoria pada atmosfernya, ditambah dengan referensi country. [contributor/Ralka Alice]

 

 

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.