close

CSDYK2015: Perayaan Romantisme Kaset Pita

55454
csd yk
csd yk

Sejak kembalinya tren analog, yang diawali oleh vinyl, beberapa tahun silam, tren tersebut mewabah ke dalam format kaset tape juga. Dengan adanya Cassette Store Day yang turut serta mewarnai skena musik Indonesia, banyak orang yang kembali merasakan era romantisme pemutar musik berpita ini.

Di Yogyakarta sendiri Cassette Store Day sudah dilaksanakan beberapa kali dan menjadi acara wajib tahunan. Pada tahun 2015 ini, Cassette Store Day Yogyakarta dilaksanakan di halaman Bentara Budaya Yogyakarta dan dimeriahkan pula oleh beberapa band lokal serta beberapa pedagang kaset lokal Yogyakarta maupun Solo. Yang istimewa pada pagelaran Yogyakarta kali ini adalah dirilisnya kaset kompilasi yang berisi 10 band pendatang baru di Yogyakarta, antara lain Warmouth, Dirty Light, Chick And Soup, Lefty Fish dll. Kaset tape kompilasi tersebut hanya dirilis sebanyak 50 keping, dan kabar baiknya adalah langsung ludes seketika itu juga. Kaset kompilasi tersebut dibundle juga bersama dengan zine tentang budaya koleksi kaset tape serta era romantisme yang berjalan bersamanya. Selain zine tersebut, tim pedagang kaset serta rilisan fisik lainnya yang kini tergabung dalam kolektif bernama Yogyakarta Store Club, juga berinisiatif serta berinovasi untuk membuat peta record store yang berada di Yogyakarta yang dibagikan gratis kepada pengunjung. Hal ini diharapkan akan sangat membantu para peminat rilisan fisik yang datang dari luar kota maupun yang masih awam dalam mencari informasi di Yogyakarta.

Acara Cassette Store Day Yogyakarta dimulai tepat pada pukul 12 siang di hari Sabtu, 17 Oktober 2015, yang di mana langsung memancing beberapa pengunjung. Dimeriahkan oleh pedagang-pedagang kaset dan rilisan fisik seperti DeMajors Yogyakarta, Jesuicidal Records, Samstrong Records, Relamati Records, Cryptic Offering, Anthem dan juga dari Solo seperti Unleash Records serta Solonesia. Siang yang terik tak mampu menghalangi nafsu para kolektor untuk melihat-lihat dan membeli kaset-kaset yang dijajakan. Salah seorang pengunjung bernama Diki Prinaldi menuturkan kepada WARN!NG bahwa dia sengaja datang di awal, bahkan sejak lapak baru dibuka, karena khawatir jika datang terlambat dia akan melewatkan beberapa kaset yang bagus. Terhitung sejak pukul 3 sore, Bentara Budaya Yogyakarta mulai dikunjungi puluhan orang, baik yang hanya sekedar melihat-lihat maupun yang memborong beberapa kaset tape sekaligus.

Pada pukul 4, penampil pertama, Chick And Soup mulai naik panggung. Trio pendatang baru ini membawakan folk pop yang apik serta manis dan mampu memancing teriakan encore dari penonton, yang sayangnya tidak di-iya-kan oleh mereka. Pada penampilan di Cassette Store Day ini, mereka membawakan lagu mereka yang terdapat pada kompilasi Cassette Store Day Yogyakarta, berjudul “Jadi Siapa Hari Ini”. Seusai penampilan Chick And Soup, panggung diisi dengan Cassette Jockey untuk lebih mengentalkan atmosfer hari akbar kaset ini. Pasca maghrib, suasana semakin meriah dan ramai. Bentara Budaya mulai disesaki sekitar 50 pengunjung. Penampilan kedua yang dimulai pukul 7 malam adalah Rarya, sebuah trio atmosferik unik yang berisikan instrumen cello, didgeridoo, serta beatbox. Di penampilan mereka ini mereka menggaet Mario ‘Bejo’ dari Beatboxing Yogyakarta. Sebuah penampilan yang unik dan mampu memancing mata semua pengunjung yang datang. Seusai Rarya mengakhiri pertunjukannya, acara dilanjutkan dengan penampilan penutup yang tak kalah seru dan unik. Adalah duo electronic/punk, Chika X Pistol Air yang semakin membawa keriuhan dalam pagelaran ini. Jika penampilan Chick And Soup memukau karena musiknya yang manis, Rarya dengan konsepnya yang unik dan epik, Chika X Pistol Air mampu merebut panggung dengan gayanya yang eksentrik dan slengean. Salah satunya hitsnya yang berjudul “Kamu Jahat Sama Aku dan Dedek” mampu memancing beberapa kor teriakan sing along dan goyang penonton. Chika X Pistol Air dalam penampilannya ini tak lagi memakai topeng seperti dulu, yang justru mengingatkan saya kepada Rey Mysterio dari acara gulat WWE, masih belum kehilangan taringnya dan justru menjadi puncak euforia pagelaran Cassette Store Day Yogyakarta ini.[WARN!NG/Made Dharma]

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.