close

Fancy: Suka Ria Pop Kelas Berat

FANCY (11)

Untuk pertama kalinya, gelombang heavy pop asal Prancis ini menggoyang publik Timur Jauh lewat rangkaian Printemps Francais 2015.

FANCY © Warningmagz
FANCY © Warningmagz

Setelah 10 tahun berkelana di dunia musik Eropa—khususnya Prancis, Fancy berkesempatan menjajal publik Jogja dengan musik heavy pop-nya. Sedikit sentuhan glam rock menggebu dibalut electro funk yang “danceable” tentu memeriahkan malam di LAF Garden, Senin, (18/5). Meski Jogja masih asing dengan nama Fancy, Jessie Chaton (vokal), dkk tak merasa risih sedikit pun. Pria berambut kribo yang malam itu dandan modis tampil keedanan ditemani Mom (gitar), Rae Mone (bass), dan Antoine Goussard yang juga ‘rusuh’ di balik set drum.

FANCY © Warningmagz
FANCY © Warningmagz

Fancy sendiri telah mengeluarkan dua album dan beberapa EP; Kings of the World (2007), Fancy Machine (2015), All Night Long EP (2011), dan 69 EP (2013). Fancy juga pernah berbagi panggung bersama band kenamaan Daft Punk pada turnya di Dublin dan London.

FANCY © Warningmagz
FANCY © Warningmagz
FANCY © Warningmagz
FANCY © Warningmagz

Usai melakukan sound check, pukul 21.00 tepat, mereka mulai mengkupasi panggung dan melakukan pemanasan dengan “Fancy Nation” dari album teranyarnya. Disusul dengan “Don’t Stop Rockin’” dan tak butuh waktu lama bagi Jessie untuk melompat, menari, dan beratraksi dari ujung panggung ke ujung lainnya. Di jeda waktu menuju nomor ketiga, ia mulai menyapa penonton. Jessie yang malam itu mengenakan celana ketat bermotif garis merah-hitam dan balutan jaket kulit merah menyala menyeletuk beberapa kali dalam bahasa Inggris, Indonesia, bahkan aksen Jawa. “Sip sip!” ujarnya agar membentuk gimmick intim dengan penonton. Sayang, jumlah pengunjung yang juga tak cukup riuh belum memberikan atensi besar.

FANCY © Warningmagz
FANCY © Warningmagz

Selanjutnya, Mom yang berdandan ala metalhead, langsung membuka riff gitar nomor “Daddy Played Music and Mom Sang the Rock N’ Roll”. Suara Jessie yang melengking dan bass yang melodius membius penonton. Di nomor selanjutnya, ada “69”, single yang juga EP-nya berisi versi remiks. Beat drum yang lebih cepat dan irama disko semakin kentara menjadi kompor yang pas menghangatkan rongga-rongga penonton yang belum terisi penuh. Sebagai rangkaian tur di Indonesia, kali ini Fancy lebih banyak memainkan lagu dari album terbarunya. Sebut saja ada “The Only One”, “Flesh Reflex”, dan “All Night Long”.

Di beberapa nomor berikutnya, Jessie dkk memainkan “Hollywood Now”. Uniknya, ia memberikan gimmick yang pantas diingat penonton. Pada lirik nomor tersebut, kata “Hollywood” diganti dengan “Jogjakarta”. Sontak penonton turut serta sing along menyanyikan bagian reff-nya.

FANCY © Warningmagz
FANCY © Warningmagz

Di nomor “Shock Me”, Jessie meminta penonton untuk merapat ke garis panggung. Ia menceritakan single ini yang juga dimainkan di acara musik televisi swasta Indonesia. Untuk mengakhiri rangkaian set list, mereka memainkan “17” dari album Kings of the World. Meski namanya masih asing di telinga publik Indonesia, penampilan unit musik glam-funk malam itu tak tanggung-tanggung, total! [WARN!NG/ Yesa Utomo]

untuk galeri foto lihat di sini

Event by: Printemps Francais 2015

Date: 18 Mei 2015

Venue: LAF Garden

Man of the Match: gerakan atraktif Jessie Chaton di setiap lagu.

 

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.