close

[Movie Review] Man Up

Man Up(1)

Director                : Ben Palmer

Cast                       : Simon Pegg, Lake Bell, Rory Kinnear, Ophelia Lovibond, Sharon Horgan

Durasi                   : 88 menit

Studio                   : BBC Films

man up
man up

Secara umum, film romantic comedy memang memiliki komposisi yang mirip dari satu film dengan yang lainnya. Mulai dari plot hingga ke stok karakter yang ditampilkan. Beberapa orang mungkin merasa jenuh dengan hal tersebut dan menganggap romcom tidak lebih dari tontonan ringan.

Jika dibedah lebih dalam lagi, film romcom hampir tidak memiliki signifikansi terhadap pandangan sosial-budaya mengenai hubungan percintaan yang berlaku di sini. Sehingga sebenarnya sulit untuk membangun korelasi antara film tersebut dan kehidupan sehari-hari. Apa yang kita dapatkan hanyalah bayangan buram, sebuah impresi kasar akan apa yang mereka bilang cinta.

Untuk memahaminya, coba berbicara tentang cinta dengan seorang pemuda culun yang mengaku senasib dengan Tom Hansen dari (500) Days of Summer. Maka Anda akan berbicara dengan orang yang sebenarnya tidak mengerti akan apa yang dia tonton, atau tentang hidupnya sendiri. Kemudian, apa yang bisa kita bicarakan dari sebuah film romcom?

Man Up misalnya, yang berkisah tentang kencan buta antara Nancy Patterson (Lake Bell) dan Jack (Simon Pegg). Jack, duda 40 tahun, seharusnya berkencan dengan seorang wanita lain bernama Jessica. Karena salah paham di tempat mereka bertemu, Jack justru bertemu Nancy, yang ia kira sebagai Jessica. Nancy pun tidak langsung menyangkal hal itu dan berperan sebagai Jessica.

Setelah seharian bersama, Jack dan Nancy menemukan kecocokan. Lalu kita masuk ke klise romcom nomor sekian. Jack dan Nancy bertengkar karena satu masalah di arena bowling. Tapi mereka kembali rujuk setelah berpapasan dengan mantan istri Jack. Kemudian ada saja kesialan yang menghalangi mereka untuk berbahagia selamanya.

Memang, Jack adalah seorang lelaki yang emosional dan optimis akan cinta, sementara Nancy adalah wanita 34 tahun yang skeptis terhadap subjek tersebut. Tapi, sebagaimanapun mereka berbeda, akhirnya Jack mendapat respon positif dari Nancy setelah menyatakan cintanya di depan umum. Kalimat barusan bukan spoiler, Anda yang menonton pasti sudah mengiranya sejak awal.

Ya, Man Up masih mengandalkan sederetan klise romcom. Namun, tidak sedikitpun bosan terasa ketika menontonnya. Lake Bell memberikan performa apik, terutama mengingat caranya melafalkan dialog dalam logat british. Sementara Simon Pegg berhasil menyingkirkan citra konyol yang didapatnya dari Mission: Impossibe atau Cornetto Trilogy. Adu peran antara keduanya menjaga percikan emosi sepanjang film. Peran Rory Kinnear sebagai teman lama yang tergila-gila dengan Nancy juga menjadi sumber kelakar tersendiri.

Lewat Man Up, Ben Palmer menyusuri kegelisahan dan pesimisme akan hubungan percintaan masa kini. Semua yang ingin disampaikan dalam filmnya dapat dengan mudah dicerna. Man Up merupakan bukti, karena faktor tertentu, formula empiris romcom bisa menjadi tontonan yang segar dan menarik.[WARN!NG/Kevin Muhammad]

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response