close

Pentas Seni Iringi Peringatan 20 Tahun Kasus Udin

Aksi Hitam Diam 6
Aksi Hitam Diam
Aksi Hitam Diam

Masyarakat yang tergabung dalam kelompok seniman, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jogja dan Indonesia, serta lembaga pers mahasiswa memadati Tugu Pal Puti, Yogyakarta, Selasa (16/8), untuk memperingati 20 tahun meninggalnya Fuad Muhamad Syafruddin alias Wartawan Udin. Semenjak pukul 16.30 sore, Tugu Pal Putih telah penuh oleh kelompok masyarakat yang melakukan aksi diam dengan lakban hitam menutup mulut sembari membentangkan poster wajah Wartawan Udin.

Pukul 17.00 tepat, sebagian massa yang membawa kentongan juga membunyikannya bersama sebanyak 20 kali, juga menaburkan bunga bagi wartawan Bernas ini. “Saya banyak mendapat pertanyaan kenapa AJI, masyarakat peduli Udin, juga teman-teman seniman setiap tahun tidak capek-capeknya menggelar sebuah acara untuk memperingati kematian Udin. Kalau Milan Kundera bilang ‘bahwa perjuangan yang sebenarnya adalah perjuangan melawan lupa’. Hari ini kita membuktikan itu,” ujar Anang Zakaria, ketua AJI Yogyakarta dalam sambutannya.

Senada dengan Anang, Bina Karos yang mewakili AJI Indonesia juga mempertanyakan kinerja apparat yang tidak segera menyelesaikan kasus ini. “Hingga hari ini kasusnya tidak pernah tuntas. Pembunuh beliau tidak pernah terungkap. Itulah tugas apparat. Hak kami menuntut agar apparat serius mengungkap pembunuhan saudara kami ini,” ujarnya

Aksi Hitam Diam
Aksi Hitam Diam

Dua hari sebelumnya Minggu (14/7), di tempat yang sama, aksi serupa juga digelar oleh AJI Jogja untuk menuntut kasus Udin yang tak rampung-rampung ini. Tak hanya kasus Udin yang disuarakan pada pagi itu, tetapi juga kasus kekerasan terhadap tujuh jurnalis lain di berbagai daerah. Jurnalis tersebut antara lain adalah Naimullah, Agus Mulyawan. Muhammad Jamaluddin, Ersa Siregar, Herliyanto, Ardiansyah Matra’is Wibisono, Alfred Mirulewan.

Berbeda pada Minggu sebelumnya, acara kali ini dibuat lebih populer sembari mengkampanyekan “Kebebasan Pers dan Kebebasan Berekspresi” kepada masyarakat. Selain mangadakan aksi di Tugu Pal Putih, mereka juga membuat panggung sederhana di sebelah selatan tugu. Panggung sederhana itu diisi hiburan musik dan orasi budaya oleh beberapa orang. Beberapa musisi yang diundang antara lain, John Tobing—yang malam itu juga mengajak hadirin menyanyikan “Darah Juang”, Sisir Tanah, Iksan Skuter, Agoni, Ade Tanesia, Nyonyor Numpang Tenar, dan KePAL. Sedangkan orasi budaya dilakukan oleh Sunaji Zamroni (Institute for Research and Empowerment), Imam Aziz (Nahdlatul Ulama), dan Joko Pinurbo (sastrawan).

Alih-alih memberikan orasi, Joko Pinurbo, atau Jokpin, membacakan tiga puisi yang berjudul “Kangen” (WS Rendra), “Prajurit Jaga Malam” (Chairil Anwar), dan “Tentang Kemerdekaan” (Toto Sudarto Bachtiar). Ketiga puisi, kata Jokpin, adalah pengingat bagi kita untuk menggali lagi makna ‘merdeka’. “Kau tak akan mengerti bagaimana kesepianku menghadapi kemerdekaan tanpa cinta,” ujar Jokpin saat membacakan “Kangen”. Menurutnya kasus Udin harus segera diselesaikan agar kemerdekaan menjadi lebih bermakna. “Saya bacakan puisi Rendra yang berjudul “Kangen” karena isinya sebenarnya itu merefleksikan kemerdekaan manusia untuk berekspresi. Artinya yang dialami Udin merupakan pembungkaman terhadap fitrah manusia, yaitu kebebasan berekspresi. Tanpa itu kemerdekaan di era reformasi hanya label,” lanjutnya. Sayang, Kapolda DIY, Brigadir Jendral Polisi Erwin Triwanto yang dijadwalkan hadir dan memberikan sambutan pada acara tersebut tak nampak hingga acara selesai.

Joko Pinurbo
Joko Pinurbo
Sisir Tanah
Sisir Tanah
Iksan Skuter
Iksan Skuter

Dalam aksi itu juga beberapa kali dilontarkan pesan simpati kepada dua jurnalis di Medan, Andri Safrin dan Array Argus, yang mengalami pemukulan oleh anggota TNI AU. Keduanya menjadi korban pemukulan saat meliput konflik lahan antara masyarakat Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Polonia Medan, Kota Medan dengan TNI AU. [WARN!NG/ Yesa Utomo]

 

Galeri –> Peringatan 20 Tahun Udin ‘Rawat Kebebasan Tolak Kekerasan’

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.