close

Sensasi Jawa Anak SMA

_MG_6524

Sensasi Jawa terasa kental pada acara perpisahan SMA Muhammadiyah 3 dengan tajuk “Guyub Rukun Putih Abu-Abu” semalam (26/6). Mulai dari gerbang masuk yang dihiasi kain-kain batik bertuliskan “Sugeng Rawuh”, hingga panitia yang menggunakan blangkon dan kaus cokelat bermotif batik di pundaknya. Suasana panggung pun tidak kalah njawani dengan adanya wayang yang di tancapkan di debog sebagai ornamen.

Sheila On 7 © Warning
Sheila On 7 © Warning

Dua band tuan rumah dari SMA Muhammadiyah 3 memerawani panggung tepat pukul 20.00 WIB. Night Twentyfour dan Tomorrow membawakan beberapa lagu bertema cinta dan perpisahan. Penampilan mereka juga diselingi dengan video perpisahan dari kelas 3 yang cukup panjang dan kurang menarik untuk pengunjung di luar kalangan SMA Muhammadiyah 3. Setelah itu, atmosfer Jawa kembali dihadirkan ketika dua penari naik ke atas panggung menarikan kreasi tradisional.

Mother Like Superhero, sebuah band Pop Punk lokal, mencoba menghangatkan venue dengan deretan nomor “Ini Duniamu” dan lagu legendaris Gombloh “Di Radio” yang diaransemen ulang dengan gaya pop punk yang cepat. Sayang, penonton yang semakin banyak tampak kurang antusias. Sebelum menutup penampilannya dengan lagu “Cindro” cover Didi Kempot, Arif Sidiq sang vokalis sempat berkata,”Sebenarnya akan lebih seru kalau kalian berdiri, tapi terima kasih buat kalian yang tetap duduk dengan nyaman.”

Antusias penonton tampak meningkat setelah MC Alit Jabang Bayi memanggil Braves Boy ke atas panggung. Band Ska ini berhasil membuat sebagian penonton berdiri dan berdansa dengan deretan lagunya seperti “Jogging”, “Putuskan Pacarmu”, dan “Long Away”.  Setelah asyik mengajak penonton berdansa Braves Boy menutup penampilannya dengan lagu dari album terbaru mereka, “Kamu Seperti Jogja”.

Satu kejadian unik terjadi ketika Braves Boy turun panggung. Ada tiga siswa SMA Muhammadiyah 3 Jogja yang naik ke atas panggung dan memimpin siswa serta beberapa alumni yang lain untuk menyanyikan lagu-lagu suporter mereka. Hal ini mungkin menjadi hal yang menarik bagi pihak SMA Muhammadiyah 3, namun bagi penonton umum hal ini justru membuat suasana awkward.

Akhirnya, seisi sportorium UMY histeris saat Sheila On 7 mengokupasi panggung pukul 10.00 malam. Dibuka dengan nomor “Bila kau Tak Di Sampingku”, alunan suara merdu Duta diselingi teriakan Sheilagank Jogja yang tak kunjung putus. Penonton yang didominasi wanita behijab pun berloncat-loncat kecil sambil menyanyikan deretan nomor seperti ” Sahabat Sejati”, “Hari Bersamanya”,”Pemuja Rahasia”, dan “Pria Kesepian”. Kehadiran Duta, dkk. ini berhasil menghapus suasana jemu dari bangku penonton.

Semakin malam, semakin tersihirlah penonton yang memadati sportorium hingga tribun atas oleh aksi panggung SO7. Duta, Eross dan Adam sempat memainkan kolaborasi gitar apik di sela sela lagunya. Melodi gitar Eross pun memperindah nomor-nomor selanjutnya seperti”Hujan Turun”, “Betapa”, dan “J.A.P”. Mereka sempat membawakan single terbaru mereka berjudul “Canggung” yang akan segera dirilis, lalu berlanjut ke nomor “Melompat Lebih Tinggi”. Terakhir, penampilan magis mereka ditutup dengan lagu yang kontekstual dengan perpisahan SMA, “Kisah Klasik Untuk Masa Depan”.

Secara umum, konser yang dimaksudkan sebagai acara perpisahan SMA tersebut memang tertata rapi. Sayang, animo penonton kurang tinggi karena band-band pembuka yang kurang nendang. Sebagian besar dari penonton juga sekedar menunggu penampilan Duta, cs. “Band-band pembukanya nggak begitu bagus, membosankan. Penontonnya juga antusias waktu Sheila sama sebelumnya doang,” ujar Nawang, salah seorang penonton. (Warn!ng/Bahar Rabbani)

Gigs documentation here ! – Guyub Rukun Putih Abu-abu

 

Event by                              : SMA Muhammadiyah 3

Date                                      : 26 Juni 2013

Venue                                  : Sportorium UMY

Man of the match            : Konsep venue dengan sentuhan Jawa yang rapi dan unik

Warn!ng Level                  : ••1/2

 

 

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response